Sabtu, 09 Maret 2013

Bahagia itu sederhana

Bahagia itu sederhana, sesederhana ketika melihat kamu yang tertidur lelap. Hanya memandangimu sudah membuatku bahagia. Sesederhana ketika melihatmu tersenyum dan ikut tertawa bersamamu. Sesederhana ketika kamu memelukku dan membelai rambutku. Sesederhana ketika kamu kecup keningku. Tak memerlukan banyak hal hanya untuk membuatku bahagia ketika bersamamu.
Walau untuk menggapai bahagiaku membutuhkan banyak pengorbanan. Tapi terbayar semua itu ketika melihatmu menyambutku dengan senyuman. Lalu memelukku dan menanyakan kabarku.
Aku tak peduli berapa banyak yang harus ku keluarkan, berapa jauh yang harus aku tempuh untuk menemuimu. Tak peduli seberapa lelahnya aku harus menempuh semua itu asalkan aku bisa melihatmu dan merasakan bahagia.
Bahagiaku yang sederhana, bahagia ketika aku bisa memelukmu. Bahagia aku ketika bisa mencium bau tubuhmu. Bahagia ketika aku bisa menyentuh dan membelai kulitmu. Bahagia ketika ku bisa membelai wajahmu. Bahagia ketika ku bisa memandangmu. Bahagia ketika ku menciummu. Tidak akan bisa ternilai dengan jumlah uang. Walau bahagiaku sesederhana itu.

In memoriam in solo..the city that never change..
100313

Tidak ada komentar:

Posting Komentar